Membakar Bendera Untuk Menjaga Kalimat Tauhid?

Logika Membakar bendera Untuk Menjaga Kalimat Tauhid?

Judul Asli: Membakar bendera Untuk Menjaga Kalimat Tauhid?

Oleh: Abu Fauzan

Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Yaqut Cholil Qoumas mengklaim pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan upaya untuk menjaga kalimat tauhid.

Menurutnya, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU tidak akan membakar jika bukan kalimat tauhid yang tertera pada bendera berwarna dasar hitam itu.

"Saya memahami apa yang dilakukan teman-teman itu adalah upaya menjaga kalimat tauhid," ujar Yaqut saat dihubungi CNN Indonesia, Senin (22/10).

"Membakar bendera yang ada tulisan kalimat tauhid tersebut, hemat saya, teman-teman ingin memperlakukan sebagaimana jika mereka menemukan potongan sobekan mushaf Alquran," kata Yaqut.

"Mereka akan bakar sobekan itu, demi untuk menghormati dan menjaga agar tidak terinjak-injak atau terbuang di tempat yang tidak semestinya," lanjutnya.

***

Tanggapan saya:

Organisasi separatis wal ter0ris semacam OPM (Organisasi Papua Merdeka) juga sering pamer provokasi dengan membakar bendera Merah Putih. Apa nanti juga kalian anggap itu sebagai upaya untuk menjaga bendera Merah Putih?

Kalau begitu boleh dong mereka juga berkilah, "Kami membakar bendera Merah Putih demi untuk menghormati dan menjaga agar tidak terinjak-injak atau terbuang di tempat yang tidak semestinya."

Sama, kan?

Sama-sama bendera, sama-sama esensinya. Ar Royah sebagai simbol panji Islam, Sang Saka Merah Putih sebagai simbol negara. Yang sudah sepatutnya dihormati dan tidak dilecehkan secara semena-mena. Juga secara hukum, tak ada satu pun perundang-undangan di negeri ini yang berisi larangan mempertunjukkan bendera tauhid.

Tapi itu kan bendera HTI?

Sekarang coba saya tanya,
itu yang di video pembakaran ada logo HTI-nya apa tidak? Sama sekali gak ada! Itu murni berlafadz kalimat tauhid, tidak ada tulisan selainnya.

Sungguh saya heran dengan kalian ini.
Sebegitu fobianya kalian dengan panji Ar Royah, panji yang dulu pernah dipertahankan mati-matian agar tidak dikuasai musuh saat berkobar Perang Uhud, Perang Mu'tah, juga perang-perang di jaman Nabi lainnya. Tapi kini enak aja kalian bakar dengan alasan ingin menjaga kalimat tauhid.

Sono ke Papua kalau berani,
bakar itu bendera-bendera OPM yang jelas banget makarnya ingin menggerogoti NKRI. Masih sering latihan tenaga dalam dan pamer kebal bacok, kan? Nah, itu manfaatin. Kali aja mereka lari terbirit-birit saat ngeliat kesaktian ente.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel