Ini Alasan Kemarahan Khabib Nurmagomedov Setelah Mengalahkan Mcgregor

Ini Alasan Kemarahan Khabib Nurmagomedov Setelah Mengalahkan Mcgregor

Judul Asli: Kemarahan Khabib Nurmagomedov (Merespon Aksi Khabib Nurmagomedov)
Oleh : Alfira Khairunnisa

Duel antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor menjadi laga utama UFC 229 yang diselenggarakan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat (7/10/2018).

Laga utama yang memperebutkan sabuk juara kelas ringan UFC milik ini dimenangkan oleh Khabib Nurmagomedov dan berhasil mempertahankan sabuk juara kelas ringan UFC.

Namun apa yang terjadi usai pertandingan? tak disangka Khabib sangat marah dan begitu emosional. Khabib meluapkan emosinya seusai pertandingan dengan cara melompat ke bench Official Team Connor McGregor. Kericuhan sesaat pun tidak dapat dielakkan.

Pangkal Kericuhan

Cornor menyulut kebencian kepada lawan, itu hal yang biasa dilakukannya terhadap lawan sebelum pertandingan. Dan hal itu kembali dipraktikan Cornor, dan kali ini kepada Khabib yang akan berduel dengannya.

Sebelum pertandingan, Cornor mencaci maki agama Khabib, Islam. Ia juga sempat menyerang bus yang ditumpangi oleh rombongan Khabib. Melempar kaca bus dengan troli dongkrak.

Namun, apakah Khabib membalasnya? Tidak. Khabib masih bersabar menghadapi cacian dan makian oleh lawannya.

Memasuki pertandingan dimulai cacian dan makian kembali terdengar baik dari pihak lawan yaitu Tim Cornor sampai acara pertandingan usai, Khabib terus dihujani cacian dan makian.

Puncaknya adalah setelah pertandingan usai, Khabib meluapkan emosinya dengan melompat ke bench Official Team Connor McGregor, dan menghajar orang yang sepanjang pertandingan terus menghujat agamanya.

Mengenal Lebih Dekat Khabib Nurmagomenov

Khabib lahir pada 20 September 1988. Tempat kelahiranya persisnya di sebuah desa bernama Slidi di Distrik Tsumadinsky bagian dari Dagestan. Ini merupakan wilayah yang diapit oleh pegunungan.

Di Makhachkala Dagestan, bagian dari Federasi Rusia, Khabib Abdulmanapovich Nurmagomedov dibesarkan di Wilayah dengan populasi muslim 82 persen.

Selain dikenal berkharisma, Khabib dikenal sebagai muslim yang taat.

Setiap kali tangannya diangkat oleh wasit sebagai pemenang ia pun langsung bersujud syukur kepada Allah Swt.

Pun setiap kali diwawancarai usai kemenangan, ia mengawalinya dengan kalimat alhamdulillah dan pujian kepada Allah.

Ia juga selalu menunjuk jarinya ke langit dan mengatakan "Semua ini atas kuasa Allah. Saya bukan apa-apa."
Amerika adalah gudangnya Islamphobia.

Kemenangan Khabib berhasil membungkam seluruh mulut k4fir Amerika yang berteriak r4sis kepada Khabib disepanjang pertandingan di Laga Utama UFC.

Disepanjang karirnya, Khabib tidak pernah kalah sekalipun (27-0). Masyaa Allah, ia selalu melibatkan Allah disetiap pertandingannya. Luar biasa. Dan tentu saja ini adalah kebanggaan kaum muslimin, bahwa ia adalah satu diantara pemuda Islam yang sholih.

Marahnya Rasulullah Ketika Islam Dihina

“Demi Allah, tidaklah Rasulullah Shalallohu ‘Alaihi Wa sallam membalas sesuatu yang ditujukan kepada dirinya, kecuali ketika kehormatan agama Allah SWT dilanggar, maka Beliau pun marah semata-mata karena Allah.” (HR Bukhari)

Adalah suatu hal yang wajar, ketika Islam dihina maka pemeluknya akan marah dan sakit hati. Bagaimana tidak, siapa yang sudi jika agamanya dihina? Apalagilah kita. Bahkan sekalipun orang k4fir. Sek4fir-k4firnya orang k4fir ia tidak akan sudi jika agamanya dihina.

Nah, maka adalah suatu hal yang masuk akal jika Khabib marah ketika agamanya dihina.

Dalam sirah kita akan dapati bahwa Rasulullah Shalallohu ‘Alaihi Wa sallam mengutus beberapa orang ke berbagai pimpinan negara untuk berdakwah, menyampaikan risalah Islam. Agar mereka ikut memeluk agama Allah yang mulia, Islam.

Diantara utusan tersebut, ada yang diutus kepada Kisra Persia, akan tetapi ketika Sang Kisra membaca surat yang dikirim kepadanya, maka sang kisra kemudian langsung merobek-robek surat tersebut.

Ketika mendapati berita perobekan tersebut, Baginda Rasulullah Saw., sangat marah dan Beliau berdoa: “ Ya Allah, hancurkanlah dan cerai-beraikanlah kekuasaannya.”

Allah Swt., kemudian mengabulkan doa Nabi tersebut. Pada Masa Pemerintahan Umar bin Khattab, semua wilayah yang pernah berada di bawah kekuasaan Kisra Persia, tidak ada satupun yang tertinggal, semua sudah lepas dari kekuasaannya.

Hadits Aisyah ra:
“Demi Allah, tidaklah Rasulullah Shalallohu ‘Alaihi Wa sallam membalas sesuatu yang ditujukan kepada dirinya, kecuali ketika kehormatan agama Allah SWT dilanggar, maka Beliau pun marah semata-mata karena Allah.” (HR Bukhari)
Kisah lain juga akan kita dapati pada Yahudi Bani Qainuqa, yang terkenal sebagai pandai emas.

Suatu hari seorang muslimah datang ke Pasar Bani Qainuqa untuk membeli atau memperbaiki emasnya, namun sang penjual mengikat jilbab muslimah tersebut, sehingga ketika ia berdiri, maka tersingkaplah auratnya.

Seorang pemuda muslim yang lewat berusaha membantu sang muslimah, akan tetapi ia dikeroyok oleh orang-orang Yahudi Bani Qainuqa’ yang ada di pasar tersebut.

Ketika sampai berita itu kepada Rasulullah Shalallohu ‘Alaihi Wa sallam, maka apakah yang Beliau lakukan?
Yang Beliau lakukan adalah memerintahkan semua sahabat untuk mengepung Perkampungan Yahudi Bani Qainuqa dengan pilihan: perang atau mereka keluar dari Madinah dalam keadaan terusir.

Pengepungan pun terjadi selama 15 hari, lalu mereka memilih untuk keluar dari Madinah dalam keadaan terusir dan tidak boleh kembali lagi ke Madinah.

Maka, bukan hal yang main-main, ketika ada orang yang mencaci maki agama yang agung nan mulia ini, selayaknya kita pun harus membela dengan segenap kemampuan.

Maka dari itu sudah saatnya kita memiliki sistem yang dapat menaungi agama dari caci maki dan penistaan agama. Dan hal itu hanya didapati disistem yang berideologikan Islam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel