5 Fakta Mengejutkan Pengeroyokan Haringga Yang Tewas Oleh Oknum Bobotoh Persib

Fakta Baru Pengeroyokan Haringga Yang Tewas Oleh Oknum Bobotoh Persib

Penyelidikan yang dilakukan polisi atas kasus tewas nya seorang anggota Jak mania yang dikeroyok oleh beberapa oknum viking dan bobotoh terus berlanjut.

Saat ini sudah ada 8 tersangka yang dinyatakan ikut dalam tragedi pembunuhan yang dilakukan di area parkir GBLA tersebut diantanranya: Goni Abdulrahman (20), Budiman Adang (41), Cepy Gunawan (20), Dadang Supriatna (19), Aditya Anggara (19), Joko Susilo (31), DF (16) SM (17).

Hasil dari rekonstruksi yang dilakukan polisi muncul sebuah fakta baru yang mengejutkan dari kasus tewasnya pendukung Persija tersebut.

Para pengeroyok Haringga Sirilia memberi pengakuan yang cukup sadis, diantaranya bahkan tega menusuk alat vital korban dengan menggunakan pipa besi.

Fakta Baru Mengerikan Pengeroyokan Haringga Anggota Jak Mania Yang Tewas di GBLA

Berikut ini inewsiana rangkum beberapa fakta mengerikan dari tragedi berdarah GBLA di Bandung.

1. Sebelum tewas, Haringga datang bersama temannya asal Bandung

Dari pemeriksaan yang dilakukan dengan para pelaku, kejadian pengeroyokan tersebut berawal dari korban yang datang untuk menonton pertandingan Persib VS Persija seorang diri.

Setelah sampai di Bandung, ada teman Haringga asal Bandung yang menjemputnya, kemudian keduanya pergi ke GBLA dengan menaiki sepeda motor.

Namun naasnya setelah sampai di GBLA ada sekelompok oknum bobotoh Persib yang melakukan aksi sweeping, sehingga korban sempat bersinggungan dengan massa yang melakukan aksi sweeping tersebut.

Setelah itu, korban yang diketahui sebagai Anggota jak mania langsung dikeroyok hingga tewas.

"Korban langsung dikeroyok hingga akhirnya korban meninggal di lokasi kejadian," ujar Kasat Reskrim Yoris.

2. Awalnya Ingin Menolong Tersangka Malah Ikut Mengeroyok Haringga

Seorang tersangka bernama Aditya menjadi sorotan atas pengakuannya yang cukup mengherankan, awalnya Aditya berniat untuk menolong Haringga yang tengah dikeroyok pendukung Persib dengan berbagai macam benda.

Bahkan ia mengaku sempat berteriak agar pendukung Persib berhenti untuk memukuli anggota Jak Mania tersebut.

Namun kemudian niat baiknya berubah, ia justru malah ikut mengeroyok Haringga dengan memukul wajah dan menendang korban yang sudah tak berdaya.

Awalnya Aditya adalah seorang penolong, Namun berbalik menjadi seorang pengeroyok.

Alasan Aditya berbalik arah mengeroyok korban lantaran ia menemukan kartu anggota Jak mania di saku Haringga. Di saat itulah amarahnya muncul dan membakar kartu Anggota milik Haringga Sirilia.

Aditya mengaku emosinya tersulut saat melihat kartu Anggota Persija, sehingga ia ikut-ikutan menyerang korban.

3. Adegan Sadis Pipa Besi

Fakta baru terkuak dari kasus pembunuhan pendukung Persija Jakarta bernama Haringga Sirilia. Pasalnya ada pendukung Persib yang menganiaya korban menggunakan pipa besi.

Bahkan pipa besi tersebut dimasukkan kedalam bagian vital korban, namun sayangnya orang yang melakukan tindakan menggunakan pipa besi tersebut masih menjadi buronan polisi.

Sampai saat ini, polisi terus mencari tersangka dari pendukung Persib yang masih belum tertangkap.

4. Langsung Ngopi Setelah Mengeroyok

Tiga Tersangka lain Cepi Gunawan (20), Dfa (17), dan Joko Susilo (31) merupakan tersangka yang ikut mengeroyok korban.

Dfa diketahui menganiaya korban dengan cara menginjak perut korban dengan kaki kanan,

Sedangkan Cepi menganiaya korban dengan menendang punggung nya.

Sedangkan Joko Susilo sampai sekarang tetap tak mau mengakui jika ikut mengeroyok Haringga.

Namun, polisi melihat prilaku Joko seakan memberikan ancaman seperti tersangka lainnya.

Seorang tersangka Dani pun mengakui jika ia melihat Joko ikut mengeroyok Haringga, dan ini menjadi bukti kuat untuk menetapkan Joko sebagai tersangka.

Dari hasil rekonstruksi Dani, Joko diketahui melakukan pemukulan hingga menendang korban.

Setelah menganiaya Haringga, Dani, Cepi dan Dfa langsung pergi ke warung kopi yang berjarak 10 meter dari TKP.

Ketiga tersangka tersebut bersantai menyantap makanan dan ngopi seperti tak punya dosa.

5. Tukang Bakso

Dari hasil rekonstruksi ditemukan fakta baru mengenai tukang Bakso yang diduga berada di dekat lokasi kejadian.

Adang Ali (67) mengatakan bahwawa ia sempat untuk untuk menghentikan oknum bobotoh yang mengeroyok Haringga.

Namun usahanya tidak membuahkan hasil, pendukung Persib yang jumlahnya sudah tak terbendung tersebut tetap menyerang Haringga tanpa mempedulikan himbauan Adang Ali.

Selain sudah merasa kelelahan untuk melerai, Adang Ali pun menjelaskan bahwa Ia juga mengalami kerugian akibat oknum bobotoh persib yang memecahkan dua lusin mangkok miliknya yang digunakan untuk menyerang Haringga.

Hingga saat ini penyelidikan terus dilakukan polisi untuk menemukan fakta baru dan para tersangka yang belum tertangkap.

Dengan kejadian ini, semoga supporter Indonesia bisa mengambil pelajaran dan semakin bijak ketika mendukung tim kesayangannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel