6 Penyebab Keputihan Gatal Berlebihan Dan Berbau Tak Sedap

Penyebab Keputihan Gatal Berlebihan Dan Berbau Tak Sedap

Penyebab Keputihan Gatal Berlebihan Dan Berbau Tak Sedap - Lendir yang timbul dari area kewanitaan perempuan itu biasa kita sebut Keputihan, hal ini menjadi keluhan yang sangat sensitif bagi perempuan.

Ada beberapa yang beranggapan bahwa penyebab dari keputihan ini adalah faktor ebersihan yang terdapat pada diarea kewanitaan.

Memang sih ada benarnya juga mengenai kebersihan yang sangat erat kaitannya dengan area kewanitaan yang gatal dan berbau.

Pada umumnya keputihan normal yang sering dialami oleh wanita berwarna kuning ataupun bening terang jika menempel pada celana dalam.

Keputihan ini berupa lendir yang kadang-kadang bisa saja encer ataupun kental, semua tergantung pada siklus hormon juga.

Keputihan normal tidak memiliki bau dan juga tidak gatal, nyeri, perih, dan jumlahnya itu tidak banyak jadi tidak usah khawatir jika gejala keputihan anda seperti ini.

Nah sedangkan keputihan yang tidak wajar itu disebabkan oleh berbagai macam dan ragam seperti infeksi.

Infeksi bisa disebabkan beberapa hal seperti karena Bakteri, jamur, ataupun Parasit.

Penyebab Keputihan Gatal Berlebihan dan Berbau Amis Tak Sedap

Nah jika anda mengalami hal ini anda perlu mengkhawatirkannya dan disarankan untuk segera konsultasikan hal ini ke dokter.

Dibawah ini adalah penyebab keputihan yang tidak normal, antara lain:

1. Stres

Jika kita stress bisa menyebabkan gangguan pada otak, Disini dampaknya akan terjadi perubahan dan ketidak seimbangan pada hormon-hormon yang terdapat pada tubuh yang juga penyebab dari keputihan.

Otak merupakan reseptor guys (Syaraf yang sangat peka terhadap rangsangan yang diberikan oleh lima panca indera yang kita miliki).

2. Karena pengunaan obat-obatan

Jika anda sering sekali mengonsumsi obat-obatan antibiotik dengan dosis yang besar, maka dalam jangka waktu yang lama akan terjadi munculnya sistem imunitas pada tubuh wanita.

Jadi hal ini juga dapat menyebabkan hormon terganggu dan pada akhirnya nanti akan timbul keputihan.

Penggunaan KB pun juga dapat menimbulkan keseimbangan hormon itu terganggu.


3. Pertanda Kanker

Jika anda mengalami keputihan yang berwarna coklat, dan ada bercak darahnya serta memiliki bau yang busuk.

Kemungkinan penyebab Keputihan yang satu ini dapat berlangsung dengan jangka waktu yang lama, dan mungkin tidak mempan dengan pengobatan.

serta ada rasa nyeri pada saat berhubungan suami istri.

Baca juga:  Arti Warna Darah Haid Yang Harus Kamu Tahu

4. Terinfeksi Bakteri (Bakterial vaginosis)

Nah jika keputihan yang penyebabnya itu dihasilkan oleh Infeksi bakteri vaginosis, ciri-ciri warnanya keabu-abuan, Agak encer, memiliki bau yang amis, dan jarang sekali berbusa.

Nah bau amis ini akan lebih menyengat pada setelah berhubungan suami-istri dan darah menstruasinya berbau tidak normal.

Selain itu juga timbul rasa gatal dan mungkin rasa terbakar atau panas diarea kewanitaan.

5. Akibat Jamur candidas atau Monilia

Ciri-ciri keputihan yang disebabkan oleh jamur Candidas atau Monilia memiliki warna seperti putih susu, cairannya kental, memiliki bau yang agak keras, dan ada rasa gatal pada kemaluan.

Hal ini berdampak vagina akan menjadi meradang dan warnanya kemerahan.

Biasanya yang menjadi pemicunya adalah Penggunaan pil KB, kehamilan, penyakit Kencing manis, dan Daya tahan tubuh yang melemah.

Selain itu, perlu anda ketahui bahwa bayi yang baru lahir juga bisa juga tertular Keputihan, hal ini disebabkan oleh jamur candidas yang tidak sengaja ditelan pada saat persalinan.

6. Bakteri Trikomoniasis

Trikomoniasis diakibatkan oleh sejenis parasit yang memiliki ukuran kecil dan yang disebut juga dengan Trichomonas Vaginlis.

Biasanya parasit jenis ini menyebar karena berhubungan badan tanpa pengaman.

Biasanya kalau keputihan yang disebabkan oleh bakteri jenis ini akan memiliki ciri warna nya itu kuning agak kehijauan, memiliki bau yang tidak sedap, cairannya kental, dan berbusa. Selain itu timbul rasa nyeri pada saat sedang berhubungan suami istri.

Kesimpulan: Untuk menghindari keputihan yang gatal berlebihan. Anda boleh saja jarang untuk mandi, akan tetapi anda tidak boleh lupa untuk mengganti celana dalam sesering mungkin dan jangan. Minimal anda harus mengganti celana dalam 2 kali dalam sehari atau juga bisa disesuaikan dengan kondisi Mis V.

Gantilah celana dalam jika area kewanitaan sudah terasa lembab berlebihan ataupun mengganggu pada saat aktivitas sehari-hari.

Keringkanlah kewanitaanmu pada saat setelah habis membersihkannya, yaitu dengan lembaran pengering yang steril.

Cara ini cukup efektif untuk menghindari penyebab keputihan yang tidak normal muncul.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel