Grab Bantah Kasus Driver Yang Hina Dan Lecehkan Penumpang Via Chat

Beberapa waktu lalu heboh obrolan Chat yang diduga dari driver Grab yang menghina serta melecehkan seorang penumpang melalui via chat. Dalam obrolan tersebut diketahui bahwa ada seseorang yang mengaku sebagai driver Grab merasa marah dengan customer yang memesan Grab dengan kode promo. Sang driver mengaku bahwa kode promo akan merugikan driver karena sisa pembayaran yang dibayar oleh Grab dapat diambil sepekan setelah transaksi dan itupun tergantung performa sang driver.

chat gojek
Obrolan chat tersebut menjadi viral karena sang driver menghina dengan kasar serta melecehkan customer melalui chat yang dikirim, bahkan sebagian chat terdapat sebagian chat berisi semacam ancaman supaya customer tidak menggunakan kode promo lagi.

Namun kasus tersebut dibantah oleh pihak Grab, pihak Grab memastikan driver tersebut bukanlah bagian dari driver Grab. Grab telah menghubungi penumpang serta nama driver yang diduga menghina dan melecehkan penumpang tersebut, namun driver tersebut langsung mengklarifikasi bahwa bukan mereka yang mengirim chat tersebut. Pihak Grab mengklarifikasi bahwa nama driver mereka dicatut oleh orang tak dikenal.

Driver Grab yang namanya sempat dicatut menduga kasus tersebut sebagai upaya adu domba, sebelumnya driver yang mengirim chat pengihaan tersebut mengaku dirinya bernama Mbot. Namun setelah ditelusuri ternyata seorang driver yang namanya Mbot mengaku tidak mengirim chat tersebut bahkan foto yang digunakan dalam media whatshapp tersebut adalah foto yang berbeda. Diketahui foto yang digunakan adalah foto rekanya yang bernama Sukis. Selain itu nomor yang digunakan untuk mengirim pesan tersebut juga berbeda dengan nomor driver yang terdaftar di Grab.

Mbot menduga bahwa ada pihak yang tidak senang dengan komunitasnya yang masih berkumpul di depan stasiun Pondok Cina sedangkan ojek lainnya tidak, karena mereka lebih dahulu berada di sana dan sudah diperbolehkan warga. Mbot mengaku sering menerima order fiktif hingga kasus pelecehan via chat yang menggunakan namanya. Berikut isi obrolan chat yang diduga driver Grab dengan customer yang berisi kata menghina customer.